Aturan Tebak Gaya Lengkap: Kode Gerakan, Larangan dan Sengketa
Aturan tebak gaya pada intinya: satu pemain memperagakan kata rahasia hanya dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah, tanpa bicara, tanpa suara dan tanpa menunjuk benda yang menjadi jawaban. Timnya menebak dalam batas waktu, biasanya 60 sampai 90 detik, dan setiap tebakan benar bernilai satu poin. Kode gerakan untuk jenis kata, jumlah kata dan suku kata boleh dipakai.
Aturan tebak gaya: sembilan poin inti
Aturan berikut dipakai hampir di semua acara, dari kumpul keluarga sampai lomba di sekolah:
- Pemain minimal 3 orang. Mulai 4 orang, pemain bisa dibagi menjadi dua tim, dan makin banyak orang, makin banyak timnya.
- Kata diambil secara acak, biasanya dari kertas yang ditulis tim lawan.
- Hanya pemain yang memperagakan yang boleh melihat kata.
- Timer dinyalakan begitu pemain selesai membaca kata, bukan saat ia mulai bergerak.
- Pemain tidak boleh bicara, berbisik, bersenandung atau menggerakkan bibir membentuk kata.
- Kode gerakan yang sudah disepakati boleh dipakai kapan saja.
- Tebakan dianggap benar kalau kata yang diucapkan sama dengan yang tertulis.
- Hanya tim yang sedang bermain yang boleh menebak. Tim lawan harus diam.
- Tim dengan poin terbanyak setelah ronde terakhir menjadi pemenang.
Apa saja yang dilarang saat memperagakan?
| Pelanggaran | Contoh | Sanksi yang umum |
|---|---|---|
| Bicara atau berbisik | Keceplosan bilang “iya” | Giliran selesai, tanpa poin |
| Bersuara | Menirukan suara kucing | Giliran selesai, tanpa poin |
| Menggerakkan bibir | Mengeja kata tanpa suara | Giliran selesai, tanpa poin |
| Menunjuk benda jawaban | Menunjuk televisi untuk kata TV | Kata diganti, tanpa poin |
| Menulis di udara | Membentuk huruf dengan jari | Kata diganti, tanpa poin |
| Tim lawan ikut menebak | Lawan teriak jawaban | Poin tetap untuk tim yang bermain |
Untuk anak-anak, aturan bisa dilonggarkan. Peringatan pertama cukup dengan tertawa bersama, baru pelanggaran kedua kena sanksi.
Bagaimana aturan soal waktu dan urutan giliran?
Waktu adalah sumber ribut nomor dua setelah suara. Supaya adil, sepakati tiga hal ini sebelum ronde pertama:
- Lama giliran. Standarnya 60 sampai 90 detik. Untuk anak SD bisa 2 menit, untuk pemain yang sudah jago cukup 45 detik. Semua tim memakai waktu yang sama.
- Siapa pegang timer. Sebaiknya orang dari tim lawan atau wasit, bukan anggota tim yang sedang bermain.
- Urutan maju. Buat daftar nama per tim dan ikuti urutannya. Dengan begitu, yang pemalu tetap kebagian giliran dan yang paling heboh tidak maju terus.
Kalau satu tim punya anggota lebih sedikit, salah satu pemainnya boleh maju dua kali. Jumlah giliran per tim tetap harus sama di akhir permainan.
Kode gerakan klasik yang diizinkan
Kode gerakan adalah bahasa isyarat bersama yang membuat permainan lebih cepat. Yang paling umum:
- Film: satu tangan membentuk lensa di depan mata, tangan lain memutar engkol kamera kuno.
- Lagu: pura-pura bernyanyi dengan mikrofon.
- Buku: membuka kedua telapak tangan seperti membuka buku.
- Jumlah kata: angkat jari sesuai jumlah kata.
- Suku kata: tempelkan jari di lengan bawah sesuai jumlah suku kata.
- Mirip bunyi: tangkupkan tangan di belakang telinga.
- Benar: sentuh hidung lalu tunjuk penebak.
Penjelasan detail beserta kode khusus untuk kata ulang dan imbuhan ada di kode gerakan tebak gaya.
Kesepakatan lokal: suara, menunjuk benda dan bahasa daerah
Di Indonesia, tebak gaya sering dimainkan di acara yang ramai dengan pemain dari berbagai daerah dan usia. Beberapa hal ini sebaiknya disepakati sebelum mulai, karena paling sering jadi sumber ribut:
- Efek suara. Versi klasik melarang semua suara. Sebagian keluarga membolehkan tepuk tangan atau hentakan kaki untuk anak kecil. Ada juga varian khusus yang justru memakai suara, misalnya dek Tirukan Suara.
- Menunjuk. Boleh menunjuk diri sendiri, anggota tubuh atau arah. Menunjuk benda yang menjadi jawaban tidak boleh.
- Bahasa daerah. Tebakan dalam bahasa Jawa, Sunda atau bahasa daerah lain dihitung benar kalau artinya sama persis. Misalnya “wedhus” untuk kambing atau “cau” untuk pisang, asalkan sudah disepakati sejak awal.
- Nama lokal. Satu benda kadang punya beberapa nama, seperti sandal jepit dan sendal. Sepakati bahwa nama yang umum dipakai di daerah itu dihitung benar.
Bagaimana cara adil menyelesaikan sengketa?
Perdebatan itu bagian dari keseruan, tetapi jangan sampai permainan berhenti terlalu lama. Tunjuk satu orang sebagai wasit atau pencatat skor sejak awal, lalu pakai panduan ini:
| Situasi | Keputusan yang adil |
|---|---|
| Tebakan hampir benar, misalnya “kucing” untuk “kucing-kucingan” | Belum benar, pemain memberi kode hampir |
| Tebakan beda imbuhan, misalnya “menyapu” untuk “nyapu” | Benar, artinya sama |
| Pemain tidak sengaja bersuara saat tertawa | Tidak dihitung pelanggaran |
| Tidak ada yang tahu kata itu | Boleh diganti satu kali per giliran |
| Tebakan tepat saat timer berbunyi | Dihitung benar kalau sudah terucap sebelum bunyi selesai |
| Dua tim mengklaim poin yang sama | Wasit memutuskan, keputusannya final |
Contoh kartu dan cara memperagakannya sesuai aturan
Supaya aturan di atas lebih terbayang, berikut contoh dari dek Film, Lagu dan Buku:
- Laskar Pelangi (film): kode film, dua kata. Lewati kata pertama, peragakan pelangi dengan busur lebar.
- Cek Toko Sebelah (film): kode film, tiga kata. Kata kedua mudah, peragakan menata barang di rak dan melayani pembeli.
- Halo Halo Bandung (lagu): kode lagu, tiga kata. Kata pertama dan kedua sama, cukup lambaikan tangan dua kali seperti menyapa.
- Kasih Ibu (lagu): kode lagu, dua kata. Peragakan menggendong dan menimang bayi dengan wajah penuh sayang.
- Peter Pan (buku): kode buku, dua kata. Kepalkan tangan di pinggang, lalu pura-pura terbang sambil berdiri berjinjit. Kalau tim buntu, peragakan kata kedua: menggoreng sesuatu di atas wajan.
- Robinson Crusoe (buku): kode buku, lalu peragakan orang yang terdampar di pulau: menggosok kayu untuk membuat api dan menghitung hari dengan goresan di batang pohon.
Untuk aturan langkah demi langkah bagi pemain baru, baca juga cara main tebak gaya.