Kode Gerakan Tebak Gaya yang Wajib Diketahui Semua Pemain
Kode gerakan tebak gaya adalah bahasa isyarat bersama yang dipakai sebelum dan selama memperagakan kata. Yang paling penting ada empat: kode kategori seperti film, lagu dan buku, kode jumlah kata dengan jari, kode suku kata di lengan bawah, dan kode mirip bunyi dengan tangan di telinga. Dengan kode ini, tim bisa menebak jauh lebih cepat tanpa satu kata pun terucap.
Kode kategori: film, lagu, buku dan lainnya
Begitu membaca kartu, tunjukkan dulu jenis katanya. Ini membuat tim langsung mempersempit tebakan.
| Kategori | Gerakan |
|---|---|
| Film | Satu tangan membentuk lensa di depan mata, tangan lain memutar engkol kamera kuno |
| Lagu | Pura-pura memegang mikrofon dan bernyanyi tanpa suara |
| Buku | Kedua telapak tangan dirapatkan lalu dibuka seperti membuka buku |
| Acara TV atau sinetron | Gambar kotak persegi di udara dengan dua jari telunjuk |
| Tokoh atau orang terkenal | Berdiri tegak lalu tepuk dada sendiri |
| Peribahasa atau kalimat | Buat tanda kutip di udara dengan jari telunjuk dan jari tengah |
| Tempat | Tunjuk ke bawah, ke lantai, dengan kedua tangan |
Kode kategori ini biasanya dipakai untuk kartu dari dek seperti Film dan Lagu, karena judul yang panjang hampir mustahil ditebak tanpa petunjuk jenisnya.
Kode jumlah kata, kata ke berapa dan suku kata
Setelah kategori, beri tahu struktur katanya:
- Jumlah kata: angkat jari sesuai jumlah kata. Tim akan menyebut angkanya, misalnya “tiga kata!”, lalu kamu mengangguk.
- Kata ke berapa: angkat jari lagi untuk menunjukkan kata yang mau diperagakan. Kamu tidak harus mulai dari kata pertama. Pilih yang paling gampang.
- Jumlah suku kata: tempelkan jari di lengan bawah sesuai jumlah suku kata. Misalnya kata “pelangi” punya tiga suku kata, jadi tempelkan tiga jari.
- Suku kata ke berapa: tempelkan jari lagi di lengan untuk menunjuk suku kata yang sedang diperagakan.
- Seluruh judul: buat lingkaran besar dengan kedua lengan untuk menandakan kamu akan memperagakan keseluruhan maknanya sekaligus.
Kode mirip bunyi, kata pendek dan panjang
Kode ini dipakai ketika kata aslinya terlalu sulit, tetapi ada kata lain yang bunyinya mirip:
- Mirip bunyi: tangkupkan tangan di belakang telinga, lalu peragakan kata yang bunyinya mirip. Contoh: untuk nama band “Nidji”, beri kode mirip bunyi lalu peragakan menanam biji di tanah. Begitu tim menyebut “biji”, beri kode hampir sampai ada yang meneriakkan “Nidji”.
- Kata pendek: dekatkan ibu jari dan telunjuk hampir menempel. Biasanya dipakai untuk kata seperti di, ke, dan, yang.
- Kata lebih panjang: tarik kedua tangan menjauh seperti meregangkan karet.
- Kata lebih pendek: gerakan kebalikannya, dorong kedua tangan mendekat.
Kode untuk mengarahkan tim saat menebak
Selama memperagakan, kamu perlu memberi umpan balik agar tim tidak salah jalan terlalu lama:
| Arti | Gerakan |
|---|---|
| Benar | Sentuh hidung, lalu tunjuk penebak |
| Hampir benar | Gerakkan tangan memanggil ke arah badan, seperti “ayo, sedikit lagi” |
| Salah, ganti arah | Silangkan kedua tangan di depan dada |
| Lebih besar atau lebih kecil | Rentangkan atau rapatkan tangan perlahan |
| Kebalikannya | Putar tangan seperti membalik telapak |
| Ulangi dari awal | Sapukan tangan seperti menghapus papan tulis |
Kode khusus bahasa Indonesia: kata ulang dan imbuhan
Bahasa Indonesia punya ciri yang tidak ada di banyak bahasa lain, jadi sebaiknya buat kode tambahan dan sepakati sebelum mulai. Kode di bawah ini bukan aturan baku, hanya kebiasaan yang banyak dipakai:
- Kata ulang (jalan-jalan, kupu-kupu, ngeri-ngeri): peragakan katanya sekali, lalu angkat dua jari dan putar tangan seperti mengulang.
- Awalan (me-, di-, ber-): sentuh pergelangan tangan kiri sebelum memperagakan kata dasarnya. Tim lalu mencoba bentuk berimbuhan.
- Akhiran (-an, -kan, -nya): sentuh ujung jari kelingking setelah memperagakan kata dasarnya.
- Singkatan atau angka: tunjukkan angka dengan jari, lalu buat kode kata pendek. Untuk judul seperti “Comic 8”, cukup angkat delapan jari setelah kode film.
- Kata serapan atau bahasa Inggris: tepuk bahu sendiri dua kali, tanda kata itu berasal dari bahasa asing.
Kesalahan saat memakai kode gerakan tebak gaya
Kode gerakan memang mempercepat permainan, tetapi bisa juga bikin bingung kalau dipakai asal-asalan. Hindari kesalahan berikut:
- Lupa memberi kode kategori. Tim menebak nama hewan padahal kartunya judul film. Biasakan memberi kode jenis kata di detik pertama.
- Terlalu banyak kode di awal. Kategori, jumlah kata, kata ke berapa dan suku kata sekaligus bisa menghabiskan 20 detik. Untuk kata pendek, langsung peragakan saja.
- Kode berbeda antar tim. Kalau satu tim memakai kode suku kata di lengan dan tim lain memakai ketukan di kepala, permainan jadi tidak adil. Peragakan semua kode di depan semua pemain sebelum ronde pertama.
- Mengabaikan tebakan yang hampir benar. Begitu ada yang mendekati jawaban, langsung beri kode hampir agar tim fokus ke orang itu.
- Kode yang terlalu mirip. Kode buku dan kode doa sering tertukar. Buka telapak tangan dengan jelas dan agak lambat.
Latihan memakai kode pada kartu nyata
Coba praktikkan kode di atas pada kartu berikut:
- Halo Halo Bandung: kode lagu, tiga kata. Lambaikan tangan menyapa, lalu pakai kode kata ulang. Kata ketiga bisa didekati dengan kode mirip bunyi: peragakan memompa ban sepeda untuk suku kata pertama.
- Ngeri-Ngeri Sedap: kode film, dua kata (kata ulang dihitung satu kata). Peragakan wajah ngeri sambil gemetar, pakai kode kata ulang, lalu peragakan makan sambil mengacungkan jempol.
- Laskar Pelangi: kode film, dua kata. Tunjuk kata kedua dengan dua jari, lalu gambar busur pelangi.
- Kasih Ibu: kode lagu, dua kata. Peragakan memeluk bayi dengan penuh sayang.
Kalau ingin varian yang justru memakai suara, coba dek Tirukan Suara, misalnya “Kukuruyuk ayam jago” atau “Suara kereta melaju”. Aturan dasarnya bisa dibaca di aturan tebak gaya.