Tebak Gaya Judul Lagu: Lagu Indonesia Populer untuk Diperagakan
Tebak gaya judul lagu adalah ronde ketika satu orang memperagakan judul lagu tanpa bicara dan tanpa bernyanyi, lalu timnya menebak. Lagu Indonesia paling seru dipakai karena hampir semua orang bisa ikut menyanyikannya begitu tertebak: dari Bengawan Solo dan Rasa Sayange sampai Bongkar, Kemesraan dan lagu Dewa 19. Mulai dengan kode lagu, tunjukkan jumlah kata, lalu peragakan kata yang paling mudah.
Bagaimana memberi tahu tim bahwa ini judul lagu?
Kode lagu yang paling umum adalah pura-pura memegang mikrofon di depan mulut sambil bergoyang. Setelah itu, pakai isyarat standar:
- Jumlah kata: angkat jari. Bengawan Solo berarti dua jari.
- Kata ke berapa: angkat jari lagi sebelum memperagakan kata tertentu.
- Mirip bunyi: tangkupkan telapak tangan di belakang telinga, lalu peragakan kata yang bunyinya mirip.
- Kata ulang: angkat dua jari lalu buat gerakan memutar, berguna untuk judul seperti Kicir Kicir atau Halo Halo Bandung.
- Seluruh judul: buat lingkaran besar dengan kedua tangan.
Kalau timmu masih bingung, baca dulu panduan kode gerakan tebak gaya supaya semua orang memakai bahasa isyarat yang sama.
Tebak gaya judul lagu pop Indonesia
Judul-judul berikut ada di contoh dek Lagu dan dikenal lintas generasi:
| Lagu | Cara memperagakan |
|---|---|
| Kasih Ibu | Peluk diri sendiri dengan lembut, lalu tunjuk sosok yang lebih tinggi seperti seorang ibu |
| Bongkar | Pura-pura membongkar kardus besar dengan tenaga penuh |
| Cinta Luar Biasa | Bentuk hati dengan tangan, lalu rentangkan tangan selebar-lebarnya |
| Malaikat Juga Tahu | Kepakkan sayap di punggung, lalu ketuk kepala tanda “tahu” |
| Bidadari Tak Bersayap | Peragakan bidadari yang anggun, lalu tunjuk punggung dan geleng kepala |
| Firasat | Pegang dada sambil menatap jauh dengan wajah cemas |
| Bendera | Kibarkan bendera tak terlihat dan beri hormat |
| Los Dol | Goyang santai ala dangdut koplo sambil tersenyum lebar |
| Mungkin Nanti | Angkat bahu ragu-ragu, lalu tunjuk jam tangan dan kibaskan tangan ke depan seperti bilang “nanti saja” |
| Widuri | Kata sulit, coba mirip bunyi atau peragakan seseorang yang dirindukan |
Kartu lucu di dek yang sama seperti Goyang Dumang, Cikini Gondangdia dan Macarena hampir selalu membuat seisi ruangan ikut berjoget.
Lagu daerah, lagu nasional dan lagu anak
Bagian ini paling cocok untuk acara keluarga, lomba tujuh belasan atau kelas di sekolah. Contoh berikut ada di dek Nyanyikan!:
- Bengawan Solo: dayung perahu pelan di sungai yang lebar.
- Rasa Sayange: goyang kiri kanan sambil melambai, gaya lagu Maluku yang ceria.
- Yamko Rambe Yamko: hentak kaki dan tepuk tangan seperti tarian penyambutan.
- Kicir Kicir: putar telunjuk seperti baling-baling kincir angin.
- Cicak di Dinding: tempelkan badan ke tembok, lalu tangkap nyamuk dengan cepat.
- Naik Kereta Api: berbaris seperti gerbong dan gerakkan tangan seperti roda.
- Potong Bebek Angsa: jalan bebek sambil berputar, lagu yang hampir semua anak tahu gerakannya.
- Tanah Airku dan Ibu Kita Kartini: peragakan dengan sikap hormat dan wajah bangga.
- Terima Kasih Guruku: berdiri seperti murid, lalu membungkuk berterima kasih kepada guru.
Lagu kebangsaan sebaiknya tidak dijadikan kartu lelucon. Pakai lagu nasional lain seperti Halo Halo Bandung yang lebih santai diperagakan.
Band legendaris dan grup favorit
Ronde band memberi variasi karena pemain menebak nama, bukan judul. Contoh dari dek Grup Band:
| Band | Petunjuk gerakan |
|---|---|
| Padi | Peragakan menanam padi di sawah sambil membungkuk |
| Peterpan | Terbang sambil berkacak pinggang seperti tokoh dongeng |
| Payung Teduh | Buka payung, lalu berlindung dengan wajah tenang |
| Dewa 19 | Peragakan sosok dewa yang agung, lalu angkat satu jari disusul sembilan jari |
| Koes Plus | Gambar tanda tambah besar di udara |
| Naif | Pasang wajah polos dan lugu sambil berkedip |
| Tipe X | Silangkan kedua lengan membentuk huruf X |
Kartu Band kondangan dari dek yang sama juga seru: cukup peragakan pemain organ tunggal di pesta pernikahan yang semangat sekali.
Tips memperagakan judul lagu supaya cepat ditebak
- Mulai dari kata benda. Kata seperti payung, bendera atau kupu-kupu jauh lebih mudah daripada kata perasaan.
- Pakai gerakan khas penyanyinya. Kalau judulnya buntu, tirukan gaya panggung yang terkenal tanpa bersuara.
- Pecah kata panjang. Gondangdia bisa dipecah menjadi suku kata dan pakai mirip bunyi.
- Biarkan tim bernyanyi. Penebak boleh bernyanyi untuk mencari judul yang tepat, hanya pemeraga yang wajib diam.
- Campur era. Satu ronde berisi lagu lama, lagu anak dan lagu baru membuat orang tua dan anak sama-sama punya peluang.
Cara menyusun ronde lagu untuk acara keluarga
Supaya ronde lagu adil untuk semua umur, susun kartunya dengan rencana:
- Siapkan empat kelompok kartu: lagu anak, lagu daerah dan nasional, lagu pop lama, dan lagu pop baru.
- Ambil lima kartu dari setiap kelompok, jadi total 20 kartu untuk satu putaran.
- Acak semua kartu supaya tidak ada tim yang selalu kebagian lagu dari era yang sama.
- Pakai giliran 90 detik. Judul lagu sering lebih panjang dari judul film, jadi beri waktu sedikit lebih lama.
- Beri bonus satu poin kalau tim bisa menyanyikan satu baris lagu setelah judulnya tertebak.
Dengan susunan ini, nenek bisa unggul di Bengawan Solo, orang tua di Kemesraan, dan anak-anak di Naik Kereta Api. Semua orang punya momen untuk bersinar.
Varian seru: bersenandung atau menyanyikan lirik
Selain tebak gaya klasik yang serba diam, banyak keluarga suka varian bersuara. Pemeraga boleh bersenandung “hmm hmm” tanpa lirik, sementara tim menebak judulnya. Varian ini cocok untuk anak kecil yang belum lancar memakai kode gerakan.
Supaya tetap adil, sepakati satu aturan sebelum mulai: tanpa lirik sama sekali, atau lirik boleh asal judulnya tidak diucapkan. Aturan lengkap soal suara dan bicara ada di artikel tebak gaya boleh bersuara atau tidak.