Apa Itu Tebak Gaya? Arti, Asal Usul dan Cara Mainnya
Apa itu tebak gaya? Tebak gaya adalah permainan menebak ketika satu orang memperagakan sebuah kata, judul film, nama hewan atau kegiatan tanpa bicara, lalu teman setimnya menebak sebelum waktu habis. Dalam bahasa Inggris permainan ini disebut charades. Di Indonesia, tebak gaya akrab dimainkan saat kumpul keluarga, arisan, acara sekolah dan kantor, dan kini juga hadir dalam versi HP di dahi.
Apa itu tebak gaya dan apa artinya?
Namanya sudah menjelaskan isinya: kamu menebak dari gaya, yaitu gerakan, ekspresi wajah dan bahasa tubuh. Pemeraga tidak boleh mengucapkan kata, tidak boleh menulis dan tidak boleh menunjuk tulisan. Semua petunjuk harus lewat gerakan.
Di Indonesia, permainan ini dikenal dengan beberapa nama:
| Nama | Biasanya dipakai untuk |
|---|---|
| Tebak gaya | Sebutan umum untuk memperagakan kata tanpa bicara |
| Charades | Nama aslinya dalam bahasa Inggris, sering dipakai di sekolah dan kantor |
| Tebak kata | Istilah luas untuk permainan menebak kata, termasuk versi HP di dahi |
| Tebak kata di dahi | Versi modern ketika penebak menaruh HP di dahi |
Dari mana asal usul tebak gaya?
Tebak gaya berasal dari permainan charades. Kata charade masuk ke bahasa Inggris dari bahasa Prancis. Di sana, charade awalnya adalah teka-teki kata. Setiap suku kata dijelaskan satu per satu, lalu pendengar harus menyusun jawabannya sendiri.
Lama-kelamaan, orang tidak lagi membacakan teka-tekinya, tetapi memperagakannya. Charades yang diperagakan menjadi hiburan populer di ruang keluarga di Inggris pada abad ke-19, kadang lengkap dengan kostum dan adegan pendek. Dari sana permainan ini menyebar ke banyak negara, termasuk Indonesia, dan berubah menjadi versi yang lebih sederhana dan cepat seperti yang kita kenal sekarang.
Bagaimana cara main tebak gaya?
Aturan dasarnya sangat sederhana dan bisa dijelaskan dalam satu menit:
- Bagi pemain menjadi dua tim. Minimal dua orang per tim.
- Tulis kata di potongan kertas, lipat dan masukkan ke wadah.
- Satu pemain mengambil kertas dan membaca katanya dalam hati.
- Peragakan tanpa bicara. Pakai kode jari untuk jumlah kata dan isyarat untuk kategori, misalnya memutar engkol kamera untuk film.
- Tim menebak dengan suara keras sampai benar atau waktu habis, biasanya 60 sampai 90 detik.
- Gantian tim, dan setiap tebakan benar bernilai satu poin.
Panduan langkah demi langkah ada di cara main tebak gaya. Untuk latihan pertama, kata-kata sederhana dari dek Peragakan seperti Makan pakai tangan, Pakai sarung dan Cuci piring sangat cocok.
Kenapa tebak gaya populer di Indonesia?
Budaya kumpul di Indonesia sangat kuat, dan tebak gaya pas dengan budaya itu. Beberapa alasannya:
- Tanpa alat dan tanpa biaya. Cukup kertas, pulpen dan orang-orang yang mau tertawa.
- Semua umur bisa main. Anak TK sampai kakek nenek bisa satu tim.
- Cocok untuk banyak acara. Kumpul Lebaran, arisan, pesta ulang tahun, pensi sekolah, outing kantor sampai lomba tujuh belasan.
- Tidak tergantung bahasa. Karena tanpa bicara, keluarga yang memakai bahasa daerah berbeda tetap bisa main bersama.
- Mudah disesuaikan. Kata bisa diambil dari film Indonesia, lagu daerah, makanan khas atau kebiasaan sehari-hari.
Apa bedanya tebak gaya klasik dan tebak kata di dahi?
Keduanya memakai prinsip yang sama, tapi alurnya terbalik:
| Tebak gaya klasik | Tebak kata di dahi | |
|---|---|---|
| Yang tahu kata | Pemeraga | Teman-teman yang melihat layar |
| Yang menebak | Tim pemeraga | Orang yang memegang HP di dahi |
| Alat | Kertas dan pulpen | HP |
| Tempo | Satu kata per giliran | Sebanyak mungkin kata dalam satu ronde |
| Skor | Dicatat manual | Miringkan HP untuk benar atau lewati |
Versi HP di dahi lebih cepat dan ramai, karena satu ruangan memperagakan bersama. Penjelasan lengkapnya ada di tebak kata di dahi.
Kategori kata apa saja yang biasa dimainkan?
Dulu tebak gaya identik dengan judul film, lagu dan buku. Sekarang hampir apa pun yang bisa diperagakan boleh jadi kartu. Kategori yang paling sering dipakai di Indonesia:
| Kategori | Contoh kata | Kode atau cara membuka |
|---|---|---|
| Film | Laskar Pelangi, Petualangan Sherina | Putar engkol kamera di samping kepala |
| Lagu | Bengawan Solo, Kemesraan | Pegang mikrofon di depan mulut |
| Buku | Judul novel atau buku cerita | Buka kedua telapak tangan seperti buku |
| Hewan | Kucing, Kancil, Pinguin | Langsung peragakan gerakannya |
| Aktivitas | Makan pakai tangan, Pakai sarung | Langsung peragakan |
| Profesi | Dokter, Nelayan, Pilot | Peragakan alat atau kebiasaan kerjanya |
| Tokoh terkenal | Tokoh film, kartun atau sejarah | Tunjuk diri sendiri, lalu tirukan gayanya |
| Peribahasa | Bagai katak dalam tempurung | Gerakan tanda kutip dengan jari |
Untuk pemula, mulai dari hewan dan aktivitas karena tidak perlu kode khusus. Setelah semua pemain paham, baru masuk ke judul film dan lagu yang butuh kode jumlah kata. Kategori peribahasa paling sulit dan biasanya disimpan untuk pemain yang sudah sering main.
Kosakata penting dalam tebak gaya
Sebelum main pertama kali, kenali istilah yang sering dipakai:
- Pemeraga: orang yang memperagakan kata.
- Penebak: anggota tim yang menebak.
- Kartu: kertas atau layar berisi kata yang harus diperagakan.
- Kode gerakan: isyarat tangan untuk kategori, jumlah kata dan suku kata.
- Mirip bunyi: isyarat menangkupkan tangan di belakang telinga, tanda kata yang diperagakan bunyinya mirip dengan jawaban.
- Lewati: melewatkan kartu yang terlalu sulit supaya waktu tidak habis.
Setelah paham istilah ini, kamu siap memimpin permainan di acara keluarga berikutnya.