Cara Membuat Kartu Tebak Gaya Sendiri di Rumah
Cara membuat kartu tebak gaya sendiri cukup mudah: siapkan kertas HVS atau karton bekas, potong menjadi kartu kecil, tulis satu kata per kartu sesuai tema, tandai tingkat kesulitan dengan warna, lalu simpan di toples atau kaleng kue bekas. Untuk satu sesi keluarga, 50 sampai 60 kartu sudah cukup. Pilih kata yang bisa diperagakan dan dikenal semua pemain.
Bahan apa saja yang dibutuhkan?
Semua bahan ini biasanya sudah ada di rumah atau mudah dibeli di toko alat tulis:
| Bahan | Fungsi | Alternatif |
|---|---|---|
| Kertas HVS | Bahan kartu utama | Kertas buku tulis yang tidak terpakai |
| Karton bekas | Kartu lebih tebal dan awet | Kotak kemasan makanan atau kardus tipis |
| Gunting atau cutter | Memotong kartu | Lipat dan sobek dengan penggaris |
| Spidol warna | Menulis dan menandai kesulitan | Pulpen dan stabilo |
| Toples atau kaleng kue bekas | Wadah mengambil kartu | Kantong kain atau topi |
| Karet gelang | Mengikat kartu per tema | Klip kertas |
Kalau ingin kartu yang tahan lama untuk dipakai berulang kali, lapisi dengan selotip bening atau masukkan ke plastik laminating.
Cara membuat kartu tebak gaya langkah demi langkah
- Tentukan tema. Pilih tiga sampai lima tema, misalnya aktivitas sehari-hari, hewan, film Indonesia, makanan dan profesi.
- Potong kertas. Satu lembar HVS ukuran A4 bisa dilipat dan dipotong menjadi 8 atau 16 kartu kecil.
- Tulis satu kata per kartu. Gunakan huruf kapital yang besar dan jelas supaya mudah dibaca sekilas.
- Tandai tingkat kesulitan. Pakai warna atau tanda bintang di pojok kartu.
- Tambahkan kategori. Tulis kecil di bawah kata, misalnya “film” atau “hewan”, supaya pemeraga tahu kode gerakan yang harus dipakai.
- Uji coba. Baca semua kartu dan buang kata yang terlalu mirip, terlalu sulit atau tidak sopan.
- Simpan per tema. Ikat dengan karet gelang, lalu masukkan ke wadah.
Bagaimana memilih kata yang bagus?
Kartu yang baik membuat pemeraga langsung punya ide gerakan. Beberapa patokan:
- Bisa diperagakan. Kata kerja dan benda konkret jauh lebih mudah daripada kata abstrak.
- Dikenal semua pemain. Untuk keluarga, hindari istilah yang hanya dipahami satu generasi.
- Dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pengalaman bersama selalu lebih lucu.
- Sopan untuk semua umur. Kalau ada anak, pastikan semua kartu aman.
- Tidak menyinggung orang tertentu. Hindari nama teman atau kerabat sebagai bahan ejekan.
Ide kata siap pakai untuk kartu buatan sendiri
Kalau bingung mulai dari mana, salin kata-kata berikut. Semua ada di contoh dek Peragakan dan dek Hewan:
| Tingkat | Aktivitas (dek Peragakan) | Hewan (dek Hewan) |
|---|---|---|
| Mudah | Makan pakai tangan, Pakai sarung, Cuci piring, Lipat baju, Iris cabai | Kucing, Kuda, Tokek, Kancil, Pinguin |
| Sedang | Main bulu tangkis, Antre panjat pinang, Ngupas mangga, Retur barang online | Anoa, Kuda nil, Rakun, Penyu Hijau, Burung Unta |
| Sulit | Pura-pura jadi patung, Ngerakit rak IKEA tanpa manual | Tarsius, Babirusa, Penyu Belimbing, Walrus |
| Lucu | Kepeleset kulit pisang, Ngorok keras sekali, Ngupil diam-diam | Cicak, Kambing mengembik, Kungkang |
Untuk tema lain, ambil inspirasi dari kumpulan ide tebak gaya yang dibagi per kategori.
Berapa kartu yang dibutuhkan dan bagaimana membaginya?
Jumlah kartu tergantung jumlah pemain dan lama permainan:
| Acara | Jumlah kartu | Pembagian kesulitan |
|---|---|---|
| Main berdua atau bertiga | 30 sampai 40 | Sebagian besar mudah |
| Kumpul keluarga, dua tim | 50 sampai 60 | Mudah, sedang dan sedikit sulit |
| Kelas atau acara kantor | 80 sampai 100 | Seimbang, tambah kartu lucu |
| Pesta anak | 30 sampai 40 | Hampir semua mudah |
Sebagai patokan, isi setengah tumpukan dengan kata mudah, sepertiga sedang dan sisanya sulit. Komposisi ini menjaga pemain baru tetap percaya diri sambil memberi tantangan untuk yang sudah jago.
Ide tema kartu untuk acara tertentu
Kartu buatan sendiri paling seru kalau disesuaikan dengan acaranya. Beberapa ide tema yang bisa kamu siapkan:
| Acara | Contoh kata untuk ditulis |
|---|---|
| Lebaran | Mudik, ketupat, sungkeman, amplop untuk anak-anak, kue putri salju |
| Tujuh belasan | Balap karung, lomba makan kerupuk, panjat pinang, hormat bendera |
| Ulang tahun | Tiup lilin, buka kado, balon, kue ulang tahun |
| Kelas atau sekolah | Papan tulis, upacara, bekal makan siang, ulangan harian |
| Kantor | Absen sidik jari, rapat, mesin fotokopi, lembur |
| Liburan keluarga | Rekreasi ke pantai, naik kereta, berkemah, foto bersama |
Kalau acaranya kumpul Lebaran, daftar kata yang lebih lengkap ada di tebak gaya Lebaran.
Satu ide tambahan: buat satu set kartu rahasia tentang keluargamu sendiri, misalnya kebiasaan ayah membaca koran atau adik yang suka menyanyi di kamar mandi. Kartu seperti ini tidak bisa ditemukan di mana pun dan sering jadi bagian paling ditunggu.
Tips menyimpan dan memakai ulang kartu
- Pisahkan wadah per tema. Satu kaleng untuk hewan, satu untuk film, satu untuk aktivitas.
- Tambah kartu sedikit demi sedikit. Setiap kali ada ide lucu saat bermain, langsung tulis kartu baru.
- Sisihkan kartu yang terlalu mudah atau terlalu sulit setelah beberapa kali main.
- Libatkan anak. Membuat kartu bersama bisa jadi kegiatan seru di akhir pekan, sekalian melatih menulis dan mengeja.
- Simpan di tempat kering. Kertas mudah lembap di musim hujan, jadi tutup rapat wadahnya dan jauhkan dari dapur atau kamar mandi.
Kalau tidak sempat membuat kartu sama sekali, kamu bisa langsung main tebak gaya online gratis dengan kartu yang sudah siap pakai.